Server Error Bikin Ricuh! Dedi Mulyadi Copot Pejabat Tikomdik Disdik Jabar Gegara PCMB 2026

 

JTP - BANDUNG — Kisruh pelaksanaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 di Jawa Barat berujung pada pencopotan pejabat penting di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi menonaktifkan sementara Kepala UPTD Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) Disdik Jabar, Suhendar, setelah gelombang protes dari para orang tua siswa terkait masalah sistem pendaftaran daring. 

Selama dua hari terakhir, Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat dipadati orang tua siswa yang mengeluhkan berbagai gangguan teknis dalam sistem PCMB dan SPMB 2026. Keluhan yang muncul mulai dari akun yang gagal diverifikasi, sulit login ke sistem, data peserta tidak terbaca, hingga data yang hilang setelah diinput. 

Dedi Mulyadi turun langsung ke Kantor Disdik Jabar untuk mengecek persoalan tersebut. Dalam pertemuan dengan tim pengelola sistem, Dedi mempertanyakan kompetensi pihak yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan teknologi informasi penerimaan siswa baru.

“Betul. Kepala UPTD Tikomdik untuk sementara dinonaktifkan dulu,” kata Dedi Mulyadi, Rabu (10/6/2026). 

Menurut Dedi, seluruh aplikasi pemerintahan di Jawa Barat seharusnya terintegrasi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Ia menilai pengembangan aplikasi secara terpisah oleh dinas teknis menjadi salah satu penyebab munculnya persoalan dalam PCMB tahun ini. 

Pemprov Jabar kini mengalihkan pengelolaan sistem SPMB ke Diskominfo Jawa Barat guna mempercepat penanganan masalah. Kepala Bidang e-Government Diskominfo Jabar, Mark Aditya, ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Kepala UPTD Tikomdik hingga pejabat definitif ditetapkan. 

Dedi menegaskan evaluasi menyeluruh akan dilakukan agar pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 yang dijadwalkan dimulai pada 15 Juni mendatang dapat berjalan lancar dan tidak kembali menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. 

Lebih baru Lebih lama