JURNAL TNI POLRI - SUMEDANG — Calon Kepala Desa Cijeruk, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Tarmana, yang lebih dikenal masyarakat dengan sapaan Mang Entuy, maju sebagai calon kepala desa dengan nomor urut 3 dalam Pilkades Cijeruk yang akan digelar pada 28 Oktober 2026.
Berangkat dari masyarakat biasa, Tarmana bukan sosok yang asing dalam kehidupan warga Cijeruk. Pengabdiannya dimulai dari bawah, ketika dirinya dipercaya menjadi anggota Linmas, hingga kemudian mendapat amanah sebagai Kepala Dusun III.
Pengalaman tersebut menjadi modal bagi Tarmana untuk memahami secara langsung kondisi, kebutuhan, serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kedekatannya dengan warga menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya di lingkungan Desa Cijeruk.
Dalam wawancara bersama Edi Sutiyo, S.H., Pembina DPP JARI sekaligus Ketua Umum SIMPE Nasional, Tarmana menyampaikan bahwa dirinya tidak bermaksud menghapus program-program kepala desa sebelumnya.
Menurut Tarmana, program yang sudah baik harus tetap dilanjutkan, sementara berbagai kekurangan perlu diperbaiki agar pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Perhatian terhadap masyarakat, terutama lansia dan warga yang membutuhkan pelayanan, menjadi salah satu hal yang ingin diperkuat. Tarmana juga menyatakan siap memperjuangkan kepentingan masyarakat dengan tetap berpegang pada aturan, kemampuan anggaran desa, serta skala prioritas.
Bagi Tarmana, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara cepat, tanggap, dan tepat sasaran. Pemerintah desa, menurutnya, harus hadir ketika masyarakat membutuhkan pelayanan maupun penyelesaian persoalan di tingkat desa.
Tarmana juga menekankan pentingnya menjaga persaudaraan di tengah perbedaan pilihan politik. Baginya, Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi dan tidak seharusnya menjadi alasan bagi masyarakat untuk terpecah.
Perbedaan pilihan, menurutnya, harus tetap dihormati. Setelah proses pemilihan selesai, seluruh masyarakat harus kembali bersatu dan bersama-sama membangun Desa Cijeruk.
Ada tiga niat utama yang menjadi dasar pencalonannya, yakni memajukan desa tercinta, berbakti kepada masyarakat yang belum mendapatkan pelayanan secara optimal, serta memberikan pelayanan yang cepat dan tanggap.
Dengan pengalaman mengabdi dari bawah, Tarmana berharap masyarakat dapat menentukan pilihan berdasarkan hati nurani, pengalaman, dan rekam jejak masing-masing calon.
Tanggal 28 Oktober 2026 menjadi momentum bagi masyarakat Cijeruk untuk menentukan masa depan desanya. Tarmana mengajak seluruh warga yang memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya dan tidak golput.
Nomor 3 — TARMANA, lebih dikenal masyarakat sebagai MANG ENTUY.
Dari masyarakat untuk masyarakat, dengan pengalaman dan pengabdian untuk Cijeruk.
