WARGA BANDUNG DIDUGA KELELAHAN DI ATAS PERAHU MENINGGAL DUNIA DI PERAIRAN JATILUHUR, PURWAKARTA


Purwakarta, 22 Juni 2026 – Seorang warga Bandung dilaporkan meninggal dunia di Perairan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Informasi awal menyebutkan korban diduga mengalami kelelahan saat berada di atas perahu.

Berdasarkan dokumentasi di lokasi Kamar Jenazah, pihak terkait telah melakukan serangkaian prosedur sesuai ketentuan yang berlaku. Proses administrasi dan koordinasi dengan keluarga korban terus dilakukan untuk penanganan lebih lanjut.

Kronologi Singkat

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh rekan korban yang berada di lokasi. Selanjutnya pihak berwenang dan petugas terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan awal. Jenazah kemudian dibawa ke kamar jenazah untuk proses identifikasi dan administrasi.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang. Jurnal TNI Polri menghimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dan tidak menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi.

Himbauan Jurnal TNI Polri 

1. Bagi masyarakat yang beraktivitas di perairan, harap memperhatikan kondisi fisik dan keselamatan. Gunakan alat keselamatan seperti pelampung.

2. Segera laporkan ke petugas terdekat apabila melihat kejadian darurat di perairan.

3. Mari kita doakan almarhum/almarhumah agar amal ibadahnya diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Pernyataan Redaksi

Keluarga besar Jurnal TNI Polri menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya warga Bandung tersebut. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran.


“Innalillahi wa innailaihi raji’un. Kami turut berduka cita. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga diberikan ketabahan,” ujar Redaksi Pusat Jurnal TNI Polri.


Hormat kami

REDAKSI PUSAT JURNAL TNI POLRI

Bandung 22 Juni 2026

#JurnalTNIPolri #InfoDuka #Purwakarta #Jatiluhur


Catatan Redaksi:

1. Berita ini disusun berdasarkan informasi awal dan dokumentasi di lapangan.  

2. Untuk data korban yang lebih detail, redaksi menahan diri demi menghormati privasi keluarga.  

3. Konfirmasi lebih lanjut dapat menghubungi pihak berwenang setempat.



Lebih baru Lebih lama