RILIS BERITA : HARGA PERTAMAX NAIK IKUTI HARGA PASAR, BAHLIL PASTIKAN BBM SUBSIDI & LPG 3 KG TIDAK NAIK


 

Jakarta, Jurnal TNI Polri – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa penyesuaian harga Pertamax yang terjadi baru-baru ini merupakan kebijakan yang wajar dan sesuai mekanisme pasar.


Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat konferensi pers di Jakarta, di hadapan sejumlah awak media nasional.


Penjelasan Lengkap Menteri ESDM :


1. Pertamax = BBM Non Subsidi  

Bahlil menjelaskan Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green termasuk BBM non subsidi. Harganya diserahkan ke mekanisme pasar, mengikuti harga minyak mentah dunia + kurs dolar + biaya distribusi. Jadi wajar jika naik-turun tiap bulan.


2. BBM Subsidi Tidak Berubah  

Pemerintah memastikan harga BBM subsidi. Solar, Pertalite, dan LPG 3 kg TIDAK BERUBAH*. Subsidi dari APBN tetap berjalan untuk melindungi daya beli masyarakat kecil dan pelaku UMKM. Ini komitmen pemerintah.


3. Didorong Efisiensi Digital & AI

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil menyebut Pertamina terus didorong memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Tujuannya agar distribusi BBM lebih tepat sasaran, tidak ada kebocoran, dan biaya operasional bisa ditekan.


Dampak ke Masyarakat :

Bagi pengguna kendaraan yang disyaratkan Pertalite, tidak ada dampak langsung. Bagi pengguna Pertamax, disarankan menyesuaikan pola konsumsi: kurangi kecepatan tinggi, jaga rpm stabil, cek tekanan ban agar BBM lebih hemat.


Pemerintah meminta masyarakat tidak panik dan tidak menimbun BBM. Stok nasional Pertamina dinyatakan aman.


Lebih baru Lebih lama