JAKARTA — Aparat kepolisian mengerahkan sebanyak 5.955 personel gabungan untuk mengawal aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di sejumlah titik strategis ibu kota, Senin (15/6/2026). Ribuan personel disiagakan guna memastikan jalannya aksi tetap aman, tertib, dan kondusif.Pengamanan difokuskan di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Bundaran HI, hingga sejumlah ruas protokol Jakarta yang menjadi pusat konsentrasi massa aksi. Polisi juga melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kemacetan akibat meningkatnya jumlah demonstran.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis. Aparat mengimbau peserta aksi agar tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.
“Silakan menyampaikan pendapat dengan tertib, jangan merusak fasilitas umum dan tetap menjaga keamanan bersama,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Aksi demonstrasi ini diikuti sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai kampus dan organisasi kemahasiswaan. Massa mulai memadati titik aksi sejak pagi hari dengan membawa spanduk, poster tuntutan, serta melakukan orasi secara bergantian.
Selain menyiapkan ribuan personel, kepolisian juga menempatkan kendaraan taktis dan petugas pengurai massa di beberapa lokasi untuk mengantisipasi potensi kericuhan. Hingga siang hari, situasi di sejumlah titik aksi terpantau masih kondusif di bawah pengawasan ketat aparat keamanan.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi di muka umum sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Jakarta.