Prabowo Minta Wartawan Keluar Saat Forum Akademik, Sesi Dilanjutkan Secara Tertutup

 

JTP - Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meminta awak media meninggalkan ruangan saat menghadiri Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (26/6). Momen tersebut menjadi perhatian publik setelah potongan videonya beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, Prabowo menyampaikan permintaan tersebut setelah menyelesaikan pidato pembukaannya. Ia mengatakan ingin melanjutkan pembahasan secara lebih terbuka bersama para guru besar, rektor, peneliti, dan akademisi.

"Saya kira teman-teman media cukup ya. Saya mau bicara dari hati ke hati dengan para guru besar," ujar Prabowo sebelum sesi tertutup dimulai.

Setelah pernyataan itu, pembawa acara juga mengumumkan bahwa sesi berikutnya bersifat tertutup sehingga seluruh awak media dipersilakan meninggalkan ruangan. Siaran langsung melalui kanal resmi Sekretariat Presiden kemudian dihentikan sebelum dialog internal dimulai.

Berdasarkan kronologi acara, permintaan tersebut disampaikan ketika sesi terbuka telah berakhir dan agenda beralih ke diskusi terbatas dengan kalangan akademisi. Sejumlah laporan menyebut tidak ada tindakan represif terhadap wartawan; perubahan tersebut merupakan bagian dari format acara yang membedakan sesi terbuka dan sesi tertutup.

Peristiwa itu memicu beragam tanggapan di ruang publik. Sebagian pihak mempertanyakan aspek keterbukaan informasi, sementara pihak lain menilai forum tertutup merupakan hal yang lazim dilakukan untuk memungkinkan dialog yang lebih leluasa antara pemerintah dan peserta undangan.

Terlepas dari polemik tersebut, agenda utama Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri berfokus pada pembahasan penguatan riset nasional, pengembangan sains dan teknologi, hilirisasi industri, serta kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan nasional.

Lebih baru Lebih lama