DITIPU WO BODONG, CALON PENGANTIN MAJALAYA LAPOR KE DITRESKRIMUM POLDA JABAR. KERUGIAN TEMBUS RP2,4 MILIAR



Bandung, Sabtu 6 Juni 2026 – Seorang calon pengantin asal Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Sunsun Nugraha Tasdik, bersama sejumlah korban lain melaporkan dugaan penipuan wedding organizer WO ke Ditreskrimum Polda Jawa Barat.


Sunsun yang dijadwalkan menggelar resepsi pernikahan pada Sabtu, 21 Juni 2026 bersama istrinya Wulan, mengaku ditipu owner WO berinisial SR asal Kecamatan Paseh. Padahal akad nikah mereka sudah sah dilaksanakan 1 Juni 2026 lalu.


Dua pekan jelang resepsi, owner WO yang dipercaya menangani acara tersebut mendadak hilang kontak. Saat dihubungi Sunsun, SR tak lagi merespons. Merasa dirugikan puluhan juta rupiah, Sunsun bersama korban lain akhirnya membuat laporan resmi ke Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Sabtu 6 Juni 2026.


"Saya dan teman-teman dari yang diduga akan menjadi korban salah satu wedding organizer di Kabupaten Bandung. Dugaan penipuan ini muncul ketika ada beberapa laporan dari teman-teman yang memang sudah terbukti pernikahannya tidak terlaksana karena tidak ada pembayaran dari WO ke vendor-vendor yang sudah dijanjikan," kata Sunsun di Mapolda Jabar.


Kerugian Sunsun pribadi ditaksir Rp70 juta, yang sudah disetor sebagai DP. Dari forum grup WhatsApp korban yang beranggotakan 140 orang, 80% adalah calon pengantin dan 20% vendor. Total kerugian ditaksir mencapai Rp2,4 miliar.


Modus pelaku, menurut Sunsun, mengiming-imingi paket WO murah dan menggiurkan. "Budget-nya tidak masuk, dan kita memang terjeblosnya di situ," ungkapnya.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyatakan belum menerima laporan dari penyidik Ditreskrimum. Namun ia mengimbau siapa pun yang merasa menjadi korban agar segera melapor. Silahkan untuk laporan,


Meski sudah melapor, Sunsun menyebut korban masih membuka pintu mediasi jika pelaku beritikad baik untuk menyelesaikan dan mengembalikan dana yg telah di berikan. 

Lebih baru Lebih lama