Semangat mengawal persoalan publik di Kabupaten Sumedang terus disuarakan. Ketua Umum Garda Walisongo sekaligus salah satu Dewan Pembina Koalisi 99 Peduli Sumedang, Kyai HR. M. Abdurrozaq L. Muftiy, M.Ag., mengajak seluruh elemen koalisi untuk merapatkan barisan dan tidak setengah-setengah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa perjuangan Koalisi 99 Peduli Sumedang tidak boleh hanya terfokus pada dugaan perkara zina yang menyeret Wakil Bupati Sumedang, yang menurutnya hingga kini belum selesai penanganan perkaranya.
Selain persoalan tersebut, ia juga mengajak seluruh anggota koalisi untuk turut mengawal dugaan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025–2026 terkait penataan dan pemeliharaan rumah dinas Bupati Sumedang, yang dalam pernyataannya disebut sebagai rumah pribadi Bupati.
“Jangan tanggung untuk berjuang. Selain dugaan zina Wakil Bupati, kita kawal juga dugaan korupsi rumah pribadi Bupati Sumedang,” tegasnya.
Menurut Kyai Abdurrozaq, apabila dugaan tersebut benar terjadi dan ditemukan adanya penyimpangan dalam penggunaan anggaran, maka persoalan itu harus menjadi perhatian serius karena menyangkut tata kelola keuangan negara dan penggunaan uang rakyat.
Ia juga menyinggung sejumlah regulasi yang dinilainya relevan untuk menjadi dasar pengawasan, di antaranya Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, serta Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa apabila dalam proses pengawasan ditemukan indikasi penyimpangan yang memenuhi unsur pelanggaran hukum, maka persoalan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui mekanisme dan prosedur hukum yang berlaku.
“Apakah dugaan pelanggaran-pelanggaran seperti ini akan kita diamkan? Hayo berjuang! Kita semua cinta Sumedang,” serunya.
Ia mengajak seluruh kawan-kawan di Koalisi 99 Peduli Sumedang untuk memperkuat solidaritas, menjaga konsistensi perjuangan, serta bersama-sama mengawal setiap persoalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan penggunaan anggaran daerah.
Menurutnya, kecintaan terhadap Sumedang harus diwujudkan melalui kepedulian, keberanian menyuarakan kebenaran, serta komitmen mengawal transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
Seruan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap pejabat publik harus dilakukan secara konsisten, objektif, dan berlandaskan hukum demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan daerah.
“Kita semua cinta Sumedang. Takbir!”
Pernyataan Sikap
Salam perjuangan,
Kyai HR. M. Abdurrozaq L. Muftiy, M.Ag.
- Ketua Umum Garda Walisongo
- Salah satu Dewan Pembina Koalisi 99 Peduli Sumedang
JURNAL TNI POLRI
FAKTA • CEPAT • AKURAT
