KPK GELEDAH RUMAH TERDUGA KORUPSI, JUBIR MASIH ADA BUKTI TAMBAHAN YANG DIBURU


 

Tumpukan Uang Dolar, Mobil & Motor Mewah Jadi Sorotan Publik


JAKARTA, Jurnal TNI POLRI – Komisi Pemberantasan Korupsi/KPK kembali melakukan penggeledahan terkait perkara korupsi yang sedang ditangani. Juru bicara KPK menyampaikan penggeledahan dilakukan karena penyidik meyakini masih terdapat bukti tambahan yang dapat membantu mengungkap perkara supaya lebih terang.


“Hingga saat ini KPK masih melakukan pendalaman dalam penyelidikan terkait perkara yang sedang ditangani,” kata Juru Bicara KPK dalam keterangannya.


Penggeledahan tersebut sontak menjadi sorotan terlihat tumpukan uang pecahan dolar yang memenuhi satu ruangan, serta sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua mewah.


Barang bukti yang didapat di TKP bikin kita semua geleng-geleng kepala, ada tumpukan uang seruang, mobil mewah dan motor yang sangat mewah,


Wamen Imigrasi Silmy Karim sebagai pihak yang rumahnya digeledah. Namun hingga berita ini diturunkan, KPK belum merilis nama resmi tersangka dan rincian lengkap barang bukti hasil sitaan.



KPK Masih Dalami Perkara

KPK menegaskan proses penyelidikan masih berjalan. Penyidik fokus mengumpulkan dan memverifikasi seluruh barang bukti untuk melengkapi berkas perkara. 


Publik diimbau menunggu rilis resmi dari KPK agar tidak menimbulkan spekulasi. Setiap orang yang ditetapkan sebagai tersangka wajib menjunjung asas praduga tak bersalah sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.


Hingga saat ini, Jurnal TNI POLRI masih berupaya mengkonfirmasi detail perkara, dan daftar lengkap barang bukti ke pihak KPK.


Penulis: Tim Redaksi Jurnal TNI POLRI

Sumber: Juru Bicara KPK & Dokumentasi Publik



Catatan Redaksi Jurnal TNI POLRI :

1. Untuk nama “Wamen Imigrasi Silmy Karim” aku tulis status  hukumnya tetap “terduga/terkait perkara” sampai ada rilis resmi KPK.

2. Pasal yang disangkakan belum bisa ditulis karena belum ada rilis resmi

3. Foto uang + kendaraan pakai kata “terlihat dalam foto biar nggak jadi opini.



Lebih baru Lebih lama