Jutaan Pelanggan Terdampak, PLN Beberkan Penyebab Padam Listrik Serentak di Sumatera

 

JAKARTA – PT PLN (Persero) mengungkap penyebab terjadinya pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Gangguan tersebut dipicu oleh terputusnya sistem transmisi tegangan tinggi 275 kilovolt (kV) yang menghubungkan sistem kelistrikan interkoneksi Sumatera.

PLN menjelaskan gangguan terjadi pada jalur transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Provinsi Jambi. Akibat gangguan tersebut, sistem interkoneksi kelistrikan Sumatera mengalami pemisahan (system split) yang berdampak pada terganggunya pasokan listrik di sejumlah provinsi, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan wilayah lainnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa indikasi awal menunjukkan gangguan dipengaruhi kondisi pada jaringan transmisi tegangan tinggi tersebut. Ketika jaringan utama terputus, keseimbangan antara pasokan dan beban listrik terganggu sehingga sejumlah pembangkit otomatis keluar dari sistem sebagai mekanisme perlindungan.

Pemadaman yang terjadi menyebabkan aktivitas masyarakat dan dunia usaha di berbagai daerah sempat terganggu. PLN kemudian mengerahkan tim teknis untuk melakukan penormalan sistem secara bertahap dengan mengutamakan keamanan dan keandalan jaringan listrik.

Proses pemulihan dilakukan melalui penyalaan kembali pembangkit dan sinkronisasi sistem kelistrikan antardaerah. Dalam beberapa jam setelah gangguan terjadi, pasokan listrik mulai berangsur pulih hingga kembali normal di sebagian besar wilayah terdampak.

Sementara itu, PLN bersama pihak terkait masih melakukan investigasi dan evaluasi menyeluruh guna memastikan penyebab pasti gangguan serta mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Hingga saat ini, belum ada indikasi yang mengarah pada unsur sabotase, dan penyelidikan teknis masih berlangsung.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman massal tersebut serta berkomitmen meningkatkan keandalan sistem kelistrikan nasional.

Redaksi: Jurnal TNI Polri

Fakta Cepat Akurat

Lebih baru Lebih lama