PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT
*BANDUNG* – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat langkah transformasi kesehatan melalui kemitraan strategis bersama Bappenas, Kementerian Kesehatan RI, dan Kedutaan Besar Australia. Komitmen ini disampaikan SEKDA provinsi jawa barat. Herman Suryatman.
Kemitraan Indonesia-Australia ini difokuskan pada penguatan layanan kesehatan primer, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, inovasi layanan berbasis digital, serta perbaikan tata kelola sistem kesehatan di Jawa Barat. Dukungan dari Pemerintah Australia diharapkan dapat mempercepat pencapaian target kesehatan yang lebih inklusif dan merata hingga ke tingkat desa.
Transformasi kesehatan tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan pemerintah pusat, mitra internasional, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar kebijakan yang kita buat tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat, ujar Herman Suryatman dalam sambutannya.
Menurut Sekda Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia membutuhkan sistem kesehatan yang kuat, responsif, dan berbasis data. Melalui kerja sama ini, Pemprov Jabar menargetkan peningkatan kualitas layanan puskesmas, pemanfaatan teknologi kesehatan, serta penguatan pencegahan penyakit tidak menular dan stunting.
Perwakilan Kedutaan Besar Australia menyampaikan komitmen negaranya untuk mendukung program kesehatan di Jawa Barat melalui pertukaran pengetahuan, pelatihan tenaga kesehatan, dan bantuan teknis. Sementara itu, Bappenas dan Kemenkes menegaskan pentingnya sinergi antara kebijakan nasional dan implementasi di daerah.
Pemprov Jabar berharap kemitraan ini menjadi model kolaborasi lintas negara dan lintas sektor yang dapat direplikasi di daerah lain.
Tentang Kemitraan Indonesia-Australia
Program kemitraan ini merupakan bagian dari kerja sama bilateral Indonesia-Australia di bidang pembangunan manusia, dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk sektor kesehatan.
