BANDUNG – Langkah Persib Bandung di ajang AFC Champions League Two harus menghadapi kenyataan pahit setelah takluk 0-3 dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar di Thailand. Kekalahan tersebut membuat peluang Maung Bandung menuju perempat final menjadi sangat berat.
Defisit Tiga Gol Jadi Beban Berat
Hasil 0-3 di kandang Ratchaburi menempatkan Persib dalam posisi tertinggal agregat tiga gol. Dalam sistem gugur ACL Two, penentuan kelolosan dihitung berdasarkan total agregat dua leg, dan tidak ada aturan gol tandang. Jika agregat imbang, pertandingan akan dilanjutkan ke perpanjangan waktu dan adu penalti.
Artinya, sebelum leg kedua digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Persib memiliki syarat mutlak:
🔹 Harus menang dengan selisih minimal tiga gol untuk menyamakan agregat.
🔹 Jika menang 3-0, agregat menjadi 3-3 dan laga berlanjut ke extra time.
🔹 Untuk lolos langsung tanpa tambahan waktu, Persib wajib menang dengan selisih empat gol atau lebih.
Kemenangan Tak Cukup, Persib Gugur
Pada leg kedua di Bandung, Persib memang mampu meraih kemenangan 1-0. Namun hasil tersebut belum cukup membalikkan keadaan. Secara agregat, Persib kalah 1-3 dan dipastikan tersingkir dari kompetisi.
Kegagalan ini menjadi pelajaran berharga bagi skuad Maung Bandung di level Asia. Meski tampil lebih agresif di leg kedua, defisit besar pada pertemuan pertama menjadi faktor penentu tersingkirnya Persib dari persaingan ACL Two musim ini.
Kini fokus Persib beralih ke kompetisi domestik sambil melakukan evaluasi untuk kembali tampil lebih kompetitif di pentas Asia pada musim mendatang.
