Cimahi, Jawa Barat — Sebuah rumah unik berbahan dasar tanah berdiri kokoh di Kota Cimahi. Hunian dua lantai ini menjadi sorotan karena dibangun dengan konsep ramah lingkungan, terinspirasi dari pengalaman pemiliknya saat melihat bangunan serupa di Thailand dan Austria.
Pemilik rumah, Misbah Dwiyanto (41), mengaku ide membangun rumah tanah muncul dari ketertarikannya pada konsep bangunan alami di kawasan perkebunan luar negeri yang pernah ia kunjungi. Melihat struktur yang kokoh namun tetap menyatu dengan alam, ia terdorong untuk mencoba konsep serupa di tanah air.
Bangun Sendiri Selama Hampir Setahun
Rumah yang dikenal dengan sebutan “Rumah Tanah” itu memiliki luas sekitar 92 meter persegi dan dibangun hampir selama satu tahun. Proses pengerjaannya dilakukan secara bertahap bersama keluarga serta rekan-rekannya.
Material utama yang digunakan meliputi:
Tanah yang dicampur pasir dan jerami, dipadatkan sebagai dinding utama.
Bambu sebagai rangka struktur.
Beton dan semen untuk bagian fondasi serta kaki bangunan guna menjaga kekuatan dua lantai.
Untuk meningkatkan daya tahan, bambu terlebih dahulu direndam agar lebih tahan terhadap rayap. Sementara area kamar mandi tetap menggunakan material konvensional karena mempertimbangkan kelembapan tinggi.
Hemat Biaya, Tetap Kokoh dan Sejuk
Total biaya pembangunan rumah ini diperkirakan sekitar Rp300 jutaan — relatif lebih hemat dibandingkan rumah konvensional dua lantai dengan ukuran serupa. Selain itu, dinding tanah yang tebal membuat suhu ruangan terasa lebih sejuk secara alami tanpa ketergantungan pada pendingin udara.
Uji ketahanan juga dilakukan secara sederhana. Struktur percobaan berbahan tanah yang sebelumnya dibuat di kebunnya terbukti tetap kuat meski sempat terdampak genangan air.
Alternatif Hunian Ramah Lingkungan
Konsep rumah tanah ini menjadi contoh bahwa material alami dapat menjadi alternatif hunian berkelanjutan. Selain memanfaatkan sumber daya sekitar, metode ini juga menekan biaya dan mengurangi jejak karbon pembangunan.
Misbah berharap inovasi sederhana tersebut dapat menginspirasi masyarakat untuk berani mengeksplorasi konsep hunian ramah lingkungan yang tetap aman, nyaman, dan ekonomis.
