Pondok Tahfidz Qur'an Darul Arqom Cisompet Butuh Dukungan Bersama

 

JTP - GARUT SELATAN — Sebuah bangunan yang telah rusak dan roboh di lingkungan MTs Darul Arqom Cisompet menyimpan harapan baru. Di atas kawasan yang selama bertahun-tahun menjadi ruang pendidikan dan kegiatan keagamaan itu, muncul cita-cita untuk membangun Pondok Tahfidz Qur’an Darul Arqom Cisompet.

Pondok tersebut direncanakan bukan sekadar menjadi bangunan dengan satu fungsi. Keberadaannya diharapkan dapat menambah ruang kegiatan belajar mengajar, menjadi tempat Madrasah Diniyyah, ruang mengaji anak-anak sekitar, pusat pembinaan Tahfidz Al-Qur’an, hingga pondokan atau asrama santri.

Selama ini, lingkungan Darul Arqom telah menjadi tempat bertemunya berbagai aktivitas pendidikan. Murid MTs, anak-anak Madrasah Diniyyah, anak-anak SD sekitar, guru ngaji, guru madrasah dan masyarakat menggunakan kawasan tersebut untuk belajar dan berkegiatan. Masjid yang berada berdampingan dengan sekolah turut menjadi bagian dari kehidupan pendidikan keagamaan masyarakat setempat.

Namun, keterbatasan ruang menjadi persoalan yang masih dihadapi.

“Yang sebenarnya sudah ada di sini adalah anak-anaknya, gurunya dan kegiatan pendidikannya. Yang masih kami perjuangkan adalah ruang yang lebih layak agar semuanya bisa tumbuh,” ujar salah seorang penggerak kegiatan pendidikan di Darul Arqom.

Pembangunan pondok juga dirancang memiliki manfaat yang berlapis. Selain fungsi pendidikan dan Tahfidz, bagian rooftop bangunan direncanakan dapat dimanfaatkan sebagai kebun pendidikan dengan sistem pertanian sederhana menggunakan galon bekas dan metode self-watering.

Konsep tersebut diharapkan menjadi bagian dari pendidikan kemandirian santri. Anak-anak tidak hanya belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga belajar menanam, merawat dan memahami proses kehidupan.

“Al-Qur’an menjadi pusat pendidikannya, sementara kehidupan sehari-hari menjadi ruang praktiknya,” menjadi semangat yang ingin dibangun melalui program tersebut.

Gagasan pembangunan Pondok Tahfidz Darul Arqom Cisompet selama ini terus diupayakan secara perlahan. Salah satu penggeraknya, Kang Iqbal Imanuddin, dikenal menjalani berbagai aktivitas pendidikan di lingkungan tersebut sambil mencari penghasilan sebagai calo emas. Sebagian hasil yang diperolehnya disisihkan untuk mendukung berbagai kebutuhan dan ikhtiar pembangunan.

Namun perjuangan membangun sebuah rumah pendidikan tentu tidak seharusnya dipikul oleh satu atau dua orang saja.

Pondok yang kelak akan digunakan anak-anak, guru dan masyarakat seharusnya menjadi ikhtiar bersama. Dukungan dapat datang dalam berbagai bentuk, tidak selalu berupa materi. Doa, tenaga, jaringan, gagasan, bahan bangunan, perhatian, hingga membantu menyebarkan informasi juga merupakan bagian dari kontribusi.

Ada sebuah semangat sederhana yang relevan untuk perjalanan ini: You’ll Never Walk Alone — tak seorang pun seharusnya berjalan sendirian.

Perjuangan membangun Pondok Tahfidz Qur’an Darul Arqom Cisompet membutuhkan lebih banyak orang untuk mengambil bagian. Bukan karena satu orang tidak mampu bermimpi, tetapi karena mimpi tentang masa depan anak-anak memang terlalu penting untuk diperjuangkan sendirian.

Hari ini mungkin yang terlihat hanyalah bangunan yang rusak. Namun di baliknya ada kemungkinan lahirnya ruang belajar, Madrasah Diniyyah, pondokan santri, rumah Tahfidz Al-Qur’an dan pusat pendidikan yang dapat digunakan dalam jangka panjang.

Dari tempat itulah kelak seorang anak mungkin belajar membaca Al-Qur’an untuk pertama kalinya. Anak lain mulai menghafalnya. Seorang guru membimbing mereka. Seorang santri belajar hidup mandiri.

Dan mungkin, bertahun-tahun kemudian, anak-anak yang hari ini dibantu mendapatkan tempat belajar itu akan tumbuh menjadi orang-orang yang kembali memberi manfaat kepada lingkungannya.

Karena itu, pembangunan Pondok Tahfidz Qur’an Darul Arqom Cisompet bukan hanya tentang mendirikan dinding, lantai dan atap.

Ini tentang mengambil bagian dalam membangun kemungkinan.

Tentang memastikan bahwa mereka yang selama ini berjuang menjaga pendidikan Al-Qur’an tidak berjalan sendirian.

“Memuliakan Reruntuhan, Menanam Benih Harapan.”

Pondok Tahfidz Qur’an Darul Arqom Cisompet berada di Jl. Lapang Jayabakti No. 343 RT 02 RW 02, Desa Cisompet, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Bagi masyarakat, lembaga, komunitas maupun para dermawan yang ingin mengambil bagian dalam perjuangan pembangunan tersebut, dapat menghubungi Iqbal Imanuddin melalui nomor 0852-9444-2526.

Lebih baru Lebih lama