Universitas Bukan Jaminan Sukses Kampus Saya Tak Ada di Google!” Bahlil Tegaskan Nama Besar universitas bukan jaminan sukses



Jakarta — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kembali menjadi perhatian publik usai pernyataannya mengenai kualitas mahasiswa dan nama kampus ramai diperbincangkan.

Dalam sebuah kesempatan, Bahlil menyebut bahwa kampus tempat dirinya menempuh pendidikan bahkan dahulu tidak ditemukan di Google. Namun menurutnya, hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk meraih kesuksesan hingga menduduki jabatan penting di pemerintahan.

“Jangan merasa minder hanya karena kampus kalian tidak terkenal. Kampus tidak menjamin kualitas mahasiswa,” ujar Bahlil dalam pernyataan yang kemudian viral di media sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk motivasi kepada mahasiswa, khususnya dari daerah dan kampus yang tidak populer secara nasional. Ia menilai kesuksesan seseorang lebih ditentukan oleh kerja keras, kemampuan beradaptasi, integritas, dan pengalaman nyata di lapangan dibanding sekadar nama besar universitas.

Ucapan Bahlil pun menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Banyak pihak mendukung pandangannya karena dianggap mampu membangkitkan semangat generasi muda agar lebih percaya diri. Namun sebagian lainnya menilai kualitas institusi pendidikan tetap memiliki pengaruh terhadap peluang kerja dan jaringan profesional.

Meski begitu, Bahlil menegaskan bahwa di era persaingan modern saat ini, dunia kerja lebih membutuhkan kualitas individu dan kemampuan nyata dibanding hanya melihat latar belakang kampus semata.

Lebih baru Lebih lama