BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi memulai langkah besar penataan Kota Bandung untuk mengembalikan fungsi kota sebagai etalase utama Jawa Barat yang rapi, modern, dan berstandar kelas dunia.
Salah satu prioritas utama dalam program tersebut adalah relokasi dan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL). Kebijakan ini bertujuan agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan, namun tidak mengganggu fungsi trotoar dan estetika kota.
Sebagai ibu kota provinsi, Bandung dinilai perlu tertata dengan baik agar mencerminkan wajah daerah yang tertib dan layak bagi warga maupun wisatawan.
Pemprov Jabar menegaskan penataan dilakukan secara terukur agar keseimbangan antara ketertiban ruang publik dan keberlangsungan usaha kecil dapat terjaga.
