KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Resmikan Gedung Baru Pussenif Bandung


 

Bandung, 26 Mei 2026 – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak secara resmi meresmikan Gedung Baru Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) di Bandung. 


Peresmian ini merupakan bagian dari langkah strategis TNI Angkatan Darat untuk memperkuat modernisasi pendidikan, meningkatkan profesionalisme, serta mempersiapkan prajurit infanteri yang tangguh dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.


Acara berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi TNI AD, para purnawirawan jenderal, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat. Hadir pula Mayjen TNI (Purn) Asril Tanjung, Mayjen TNI (Purn) Agus Riyanto, Mayjen TNI (Purn) K. Natsir, pejabat utama Mabesad, Danpusdikif, Kapolda Jawa Barat, Wakil Gubernur Jawa Barat, Bakesbangpol Jawa Barat, hingga Manager Persib Bandung H. Umuh Muchtar.


Komandan Pussenif Letjen TNI Iwan Setiawan menyampaikan apresiasi atas perhatian pimpinan TNI AD terhadap pengembangan sarana dan prasarana pendidikan di lingkungan Pussenif. Ia menyebut gedung baru tersebut menjadi simbol semangat baru dalam meningkatkan kualitas pembinaan sumber daya manusia.


“Gedung ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Pussenif. Kami akan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Letjen TNI Iwan Setiawan.


Dalam sambutannya, KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa Pussenif memiliki peran penting sebagai pusat pendidikan dan pengembangan kecabangan infanteri TNI AD. Peningkatan kualitas fasilitas pendidikan dinilai perlu terus dikembangkan agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan dinamika tugas.


Selain menghadirkan infrastruktur baru, Pussenif juga memperkuat program pendidikan dan pelatihan mulai dari pendidikan dasar kecabangan, kursus Komandan Peleton, Komandan Kompi, hingga Sekolah Lanjutan Perwira bagi calon Komandan Batalyon.


Peresmian ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mencetak prajurit Infanteri TNI AD yang profesional, modern, tangguh, adaptif, dan siap menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Lebih baru Lebih lama

Popular Items