JTP - SINTANG – Pernyataan tegas dilontarkan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, yang menantang Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait pembangunan infrastruktur jalan di daerah dengan keterbatasan anggaran.Pernyataan itu disampaikan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Sintang, Kamis (9/4/2026), sebagai respons terhadap video viral yang membandingkan kondisi jalan di Kalimantan Barat dengan Jawa Barat.
“Kalau dia bisa bangun Kalbar pakai APBD Rp6 triliun, saya siap cium lututnya,” tegas Krisantus.
Polemik ini muncul setelah beredarnya video warga di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, yang memperlihatkan kondisi jalan rusak parah. Dalam video tersebut, pembangunan infrastruktur di Kalimantan Barat dibandingkan dengan Jawa Barat.
Krisantus menilai perbandingan tersebut tidak adil dan mengabaikan kondisi riil masing-masing daerah.
Ia menjelaskan bahwa kemampuan fiskal dan luas wilayah menjadi faktor utama dalam pembangunan infrastruktur.
APBD Jawa Barat sekitar Rp31 triliun
APBD Kalimantan Barat sekitar Rp6 triliun
Luas Kalbar ±171 ribu km²
Luas Jabar ±43 ribu km²
“Wilayah kami jauh lebih luas dengan anggaran yang terbatas, tentu tantangannya berbeda,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi merespons dengan santai. Ia menegaskan tidak ada niat membandingkan pembangunan antar daerah.
Dedi juga menyampaikan permohonan maaf jika program pembangunan di Jawa Barat menimbulkan persepsi yang kurang tepat di daerah lain.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan tetap berupaya memperbaiki infrastruktur, khususnya jalan di wilayah yang menjadi sorotan publik seperti Sintang.
Sejumlah langkah penanganan telah dilakukan, termasuk penurunan alat berat untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak.