APBN Terancam Jebol! Ekonom Sebut Pemerintah Hanya Mampu Tahan Harga BBM Beberapa Minggu

 

JTP - Jakarta – Tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kian menguat seiring melonjaknya harga minyak dunia. Sejumlah ekonom memperingatkan, kemampuan pemerintah dalam menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) diperkirakan hanya bertahan dalam hitungan minggu.

Kenaikan harga energi global yang dipicu ketegangan geopolitik membuat beban subsidi dan kompensasi energi membengkak. Dalam kondisi ini, ruang fiskal pemerintah dinilai semakin sempit untuk terus menjaga harga BBM tetap stabil.

Direktur kebijakan publik dari lembaga ekonomi CELIOS, Media Wahyudi Askar, menyatakan bahwa APBN tidak memiliki daya tahan panjang menghadapi tekanan tersebut. Ia memperkirakan, jika situasi global tidak segera membaik, kemampuan menahan harga BBM hanya bersifat jangka pendek.

“Dengan tren harga minyak dunia saat ini, APBN kemungkinan hanya mampu menahan dalam beberapa minggu ke depan,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah masih berupaya menjaga stabilitas harga BBM guna melindungi daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kondisi ekonomi tetap kondusif di tengah ketidakpastian global.

Sebagai upaya penghematan, pemerintah telah menerapkan sejumlah kebijakan efisiensi energi, seperti pengurangan perjalanan dinas, pembatasan penggunaan kendaraan operasional, hingga penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara pada hari tertentu.

Namun, para ekonom mengingatkan bahwa kebijakan menahan harga BBM bukan solusi jangka panjang. Jika harga minyak dunia terus tinggi, pemerintah akan dihadapkan pada pilihan sulit, mulai dari menambah utang, mengalihkan anggaran, hingga menaikkan harga BBM.

Di sisi lain, risiko yang lebih besar justru muncul jika penyesuaian harga dilakukan secara mendadak. Kenaikan BBM yang tiba-tiba berpotensi memicu lonjakan inflasi dan menekan daya beli masyarakat secara signifikan.

Dengan situasi yang terus berkembang, banyak pihak menilai kenaikan harga BBM tinggal menunggu waktu. Keputusan akhir akan sangat bergantung pada pergerakan harga minyak global serta kemampuan APBN dalam menahan tekanan yang semakin berat.

Lebih baru Lebih lama