Mengangkat tema “Asih ka Bumi, Bakti ka Nagri”, Sukuran Lembur Majalaya menjadi wujud rasa syukur sekaligus ajakan untuk menjaga lingkungan, mempererat persaudaraan, serta memuliakan warisan budaya lokal yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat.
Berbagai agenda utama turut memeriahkan kegiatan ini, di antaranya Hajat Dongdang, Ngaji Budaya, Ngabuburit, Buka Bersama (Bukber), Seupan, dan Babakaran. Rangkaian acara tersebut memadukan nilai religius, tradisi, dan kebersamaan dalam satu suasana yang khidmat namun penuh kehangatan.
Seluruh peserta diwajibkan mengenakan Sarung Majalaya sebagai dresscode resmi. Hal ini menjadi simbol kebanggaan sekaligus bentuk nyata dukungan terhadap pelestarian produk budaya khas Majalaya.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk terus sauyunan ngajaga lembur serta ngamulyakeun budaya, agar kearifan lokal tetap lestari dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Sukuran Lembur Majalaya diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga momentum penguatan jati diri masyarakat Majalaya dalam menjaga harmoni antara budaya, agama, dan kehidupan sosial.
