Jurnal TNI polri - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi menunda sejumlah pertandingan Liga Champions Asia menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Keputusan tersebut diambil setelah AFC melakukan evaluasi menyeluruh terhadap situasi regional, terutama terkait faktor keselamatan pemain, ofisial pertandingan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kompetisi.
Dalam pernyataannya, AFC menegaskan bahwa keamanan menjadi prioritas utama, sehingga pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di wilayah Barat Asia tidak dapat digelar sesuai rencana.
“Keselamatan seluruh pihak adalah pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan ini,” tulis AFC dalam keterangan resminya.
Laga Zona Barat Ditunda
Penundaan mencakup pertandingan klub-klub di Wilayah Barat Asia, yang melibatkan tim-tim dari negara seperti Arab Saudi, Iran, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Yordania. Sejumlah laga fase gugur yang seharusnya digelar dalam waktu dekat terpaksa diundur hingga situasi dinilai lebih aman.
Sementara itu, pertandingan di Wilayah Timur Asia tetap berjalan sesuai jadwal karena tidak terdampak langsung oleh kondisi geopolitik tersebut.
Jadwal Baru Belum Ditentukan
Hingga kini, AFC belum mengumumkan tanggal pengganti untuk laga-laga yang ditunda. Federasi menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi politik dan keamanan sebelum menetapkan jadwal baru.
Penundaan ini menambah daftar panjang dampak konflik geopolitik terhadap dunia olahraga, khususnya sepak bola Asia, yang dalam beberapa tahun terakhir kerap terdampak oleh faktor non-teknis di luar lapangan.
