Majalaya, 12 Februari 2026 – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu sejak Kamis malam (12/2) menyebabkan Sungai Cisunggalah meluap dan merendam sejumlah wilayah di Desa Bojong, Kecamatan Majalaya.
Berdasarkan laporan situasi terkini (Lapsit) hingga pukul 20.00 WIB, genangan mulai terjadi sekitar pukul 23.00 WIB dan mencapai puncaknya pada pukul 23.20 WIB. Tinggi muka air tercatat fluktuatif antara 40 hingga 120 sentimeter. Wilayah terdampak terparah berada di Kampung Bojong Keusik.
Data Wilayah Terdampak
1. Kp. Bojong Keusik (RW 01)
279 KK / 953 jiwa
133 rumah terendam
6 rumah rusak
1 orang luka ringan, nihil korban meninggal
2. Kp. Bojong Landeh (RW 14)
251 KK / 833 jiwa
46 rumah terendam
3. Kp. Bojong Kasur (RW 13)
144 KK / 439 jiwa
46 rumah terendam
4. Kp. Bojong Landeuh (RW 07)
96 KK / 302 jiwa
17 rumah terendam
Data Evakuasi
Sebanyak 18 warga telah dievakuasi dengan rincian:
2 lansia
1 balita
1 penyandang disabilitas
14 warga lainnya
Upaya Penanganan
Penanganan dilakukan oleh Saung Sandiwara bersama Posgab MAPASI, berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Fokus penanganan meliputi evakuasi warga terdampak, penyebaran informasi peringatan dini melalui WhatsApp Siaga Warga, serta pembersihan lumpur pasca banjir.
Update Situasi
Status genangan: Surut
Akses jalan utama: Sudah dapat dilalui
Listrik: Menyala
Kendala: Tingginya sedimentasi dan arus deras sempat menyulitkan proses evakuasi
Kebutuhan Mendesak
Warga terdampak saat ini membutuhkan:
Makanan siap saji
Air bersih
Perlengkapan mandi
Pakaian bersih
Pihak relawan dan aparat setempat masih melakukan pendataan lanjutan guna memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terpenuhi.
Banjir ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem dan perlunya normalisasi aliran sungai untuk meminimalisir dampak serupa di masa mendatang.
