JTP - Yerusalem – Keputusan pemerintah Israel yang dilaporkan menyetujui pemberian perlindungan keamanan seumur hidup kepada Sara Netanyahu, istri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, memicu sorotan dan perdebatan di tengah publik serta kalangan politik Israel.Berdasarkan laporan sejumlah media Israel, Komite Menteri yang membidangi urusan keamanan menyetujui pengamanan permanen bagi Sara Netanyahu. Selain itu, kedua putra Benjamin Netanyahu juga disebut akan tetap mendapatkan perlindungan keamanan dalam jangka waktu tertentu setelah ayah mereka tidak lagi menjabat sebagai perdana menteri.
Permohonan tersebut disebut didasarkan pada pertimbangan tingginya ancaman keamanan terhadap keluarga Netanyahu, terutama di tengah situasi konflik dan ketegangan yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Meski demikian, kebijakan ini menuai kritik dari sejumlah tokoh oposisi. Mereka mempertanyakan dasar pemberian perlindungan seumur hidup dan menilai setiap keputusan mengenai pengamanan pejabat maupun keluarganya harus didasarkan pada penilaian ancaman yang objektif serta sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sejumlah laporan juga menyebutkan bahwa sebelumnya terdapat keberatan dari sebagian pejabat keamanan yang menganggap keputusan perlindungan jangka panjang seharusnya ditentukan berdasarkan evaluasi ancaman secara berkala, bukan melalui keputusan permanen.
Hingga kini, pemerintah Israel maupun badan keamanan dalam negeri Shin Bet belum memberikan penjelasan resmi secara rinci mengenai dasar hukum dan mekanisme pelaksanaan kebijakan tersebut. Isu ini pun terus menjadi perhatian publik dan diperkirakan akan memicu perdebatan lebih lanjut di ranah politik Israel.